Relasi Tasawuf dari Syekh Junaid Al-Baghdadi hingga Ki Ageng Henis

Penulis
Dr. Supawi Pawenang
Editor
Dr. Habib, S.Ag., M.Ag.
Tahun Terbit
2025
Isbn
978-623-484-182-4
Edisi
-
Halaman
250
Ukuran
14.5 x 20.5
Bahan
HVS 70 Gram
Harga
45.000
Synopsis
Dalam rentang waktu lebih dari seribu tahun dan lintas dua kawasan dunia Islam—Timur Tengah klasik dan Nusantara—terjalin relasi nilai yang tak kasat mata namun mendalam antara Syekh Junaid al-Baghdadi dan Ki Ageng Henis. Buku ini menelusuri jalur spiritual yang mengalir dari Baghdad ke Laweyan, dari doktrin ke praktik, dari dzikir ke batik. Syekh Junaid al-Baghdadi dikenal sebagai pionir tasawuf sunni yang menekankan keseimbangan antara spiritualitas dan syariat. Di sisi lain, Ki Ageng Henis adalah representasi spiritualitas Islam-Jawa yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat lokal, menyatukan laku batin dengan praksis sosial dan budaya. Dalam kisah mereka berdua, tasawuf bukan hanya laku ke dalam, melainkan juga transformasi sosial yang nyata dan membumi. Buku ini tidak sekadar membahas sejarah sufisme, tetapi menampilkan satu narasi alternatif tentang Islam yang lembut, inklusif, dan transformatif. Ia membuka jendela ke dalam warisan spiritual Islam yang menjembatani ruang dan waktu, serta menawarkan model epistemologi yang berakar pada nilai, bukan hanya doktrin. Cocok bagi para pencari makna, akademisi, budayawan, dan siapa pun yang tertarik memahami bagaimana spiritualitas dapat hadir secara kontekstual, humanistik, dan membumi dalam kehidupan masyarakat.